Kalkulator Depresiasi Barang Konsumtif

Simulasi penyusutan nilai barang dari tahun ke tahun menggunakan Metode Saldo Menurun dengan faktor penurunan tahun pertama (Shock Drop) sesuai pasar Indonesia.

Rp 180.000.000
Rp1.000.000Rp1.000.000.000Rp2.000.000.000
5 Tahun
1 Tahun8 Tahun15 Tahun
Lakukan & Perhatikan
  • Sadari nominal 'Biaya Kenyamanan' bulanan yang keluar dari kalkulator untuk mengukur apakah fungsi kegunaan barang sepadan dengan nilai penyusutannya.
  • Rawat barang dengan baik (rekam medis servis rutin dan pelindung fisik) agar nilai jual kembalinya bisa berada di atas rata-rata estimasi pasar.
Hindari & Jangan Dilakukan
  • Jangan membeli kendaraan baru dengan skema utang konsumtif tenor panjang (> 5 tahun), karena nilai aset menyusut jauh lebih cepat daripada sisa utang pokok Anda.
  • Jangan menganggap pembelian barang elektronik sebagai bentuk investasi, karena siklus pembaruan teknologi berjalan sangat agresif.

Estimasi Penurunan Nilai Barang

Estimasi Resale Value Tahun ke-5Rp 118.634.674
Total Penurunan Nilai (Penyusutan)Rp 61.365.326
Rata-rata 'Biaya Kenyamanan'(Biaya penyusutan yang Anda bayar per bulan)
Rp 1.022.755 / bln
Grafik Penurunan Nilai Jual Kembali
BeliTh 1Th 2Th 3Th 4Th 5
Tabel Estimasi Nilai Jual per Tahun
TahunPenyusutanNilai Resale Value
Tahun 1-8%Rp 165.600.000
Tahun 2-8%Rp 152.352.000
Tahun 3-8%Rp 140.163.840
Tahun 4-8%Rp 128.950.733
Tahun 5-8%Rp 118.634.674
📚 Akuntansi & Teori Penyusutan Aset Tetap

📚 Akuntansi & Teori Penyusutan Aset Tetap

Pahami bagaimana nilai barang menyusut seiring waktu dan bagaimana mencatatnya secara akuntansi bisnis maupun perpajakan.

Metode Penyusutan Garis Lurus & Saldo Menurun

Garis Lurus = (Harga Beli - Nilai Sisa) / Masa Manfaat
Saldo Menurun Ganda = 2 × (1 / Masa Manfaat) × Nilai Buku Awal Tahun

Dalam akuntansi komersial, penyusutan mencerminkan alokasi biaya penggunaan. Dalam perpajakan Indonesia, penyusutan diatur ketat berdasarkan Kelompok Harta Berwujud (UU PPh Pasal 11).